Ade Sari Dewi

Guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Kedungjati Jawa Tengah.Baru 2 tahun di sekolah ini. ...

Selengkapnya
Jangan Ngorok Ya Mas Bro!

Jangan Ngorok Ya Mas Bro!

Yah, ngorok bukan lagi hal rahasia yang harus ditutupi. Saya sendiri kadang suka ngorok. Suami dan anakku juga suka ngorok. Terkadang saya ingin menyembunyikan bahwa saya tidak mengorok tapi pasti juga akan ketahuan dengan orang di rumah. Kalau keluarga sendiri mungkin tak mengapa karena bukan orang lain. Iya kan?

Bagaimana dengan orang lain yang ngorok di hadapan kita? Kadang ada risih untuk menegur orang lain ngorok. Tempat-tempat yang paling sering saya temui orang ngorok seperti di dalam bis, di ruang tunggu, dan di tempat umum yang ada kursinya. Pernahkah kalian mengalami ini?

Rasanya agak berisik ya jika yang ngorok tidurnya di samping kita. Pengalaman pribadi saat saya dulu harus bolak-balik Malang-Gubug karena tugas belajar. Saat itu perjalanan bis 9 jam dari Malang dan sampai di Solo sekitar jam setengah tiga pagi. Mau tak mau saya harus rela naik di bis pertama jurusan Solo-Purwodadi. Baru saja saya menapakkan kaki di tangga bis, mata saya sudah terpampang dengan penumpang yang rata-rata laki-laki semua. “Ya Allah lindungi saya,” itu saja yang selalu terucap di bibir saat itu. Dengan terpaksa saya harus duduk di kursi yang kosong di manapun tempatnya. Dikarenakan saya biasanya penumpang terakhir, maka duduklah saya di tempat yang sangat tidak diinginkan tapi harus duduk kalau tidak, maka akan berdiri selama 2 jam. Siapa juga yang mau berdiri sambil terpontal-pontal karena bis yang melaju sangat kencang. Terkadang nyali pun sudah ciut dengan posisi bis yang miring kiri dan kanan. Saya harus berpegangan erat pada ujung-ujung kursi bis yang sempit itu. Nasib..nasib. Tapi apa mau dikata suami dan anak sedang menunggu di Gubug tercinta itulah yang menjadi kekuatan untuk nekat naik bis malam. Maka “penderitaan” itu pun terjadi.

Dengan jarak tempuh sekitar 2 jam saya harus bertahan dengan sandaran penumpang yang “pura-pura” atau “benar-benar” tidur. Setiap berapa menit saya harus mendorong kepalanya agar tak bersandar terus di bahuku. Belum lagi ditambah ngorok yang begitu besar di samping telinga. Haduh bagaimana ini. Pingin rasanya saya teriak “Pak, berhenti konser dong!” Tapi lidahku kelu karena semua penumpangnya bapak-bapak. Semakin lama semakin ngorok dan bersandar di bahuku. Pikirku,” Enak banget nih orang ada bantal gratis ya?.” Ha ha ha. Kadang setelah didorong ke samping pastinya bangun tapi tidur lagi yah itu seperti lagunya Mbah Surip “Bangun Lagi Tidur Lagi.” Risih dan risih itulah yang saya rasakan tapi biarlah itu menjadi ceritaku hari ini, semoga sahabatku Gurusiana tak mengalami hal yang sama.

#Dini hari, Jumat, 9 Nopember 2018# Malang penuh kenangan# Jumat Barokah#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Saya pelakunya bu he..he..saat harus mengajar jakarta -banten, be tes berangkat subuh ke madrasah pulang sampai lagi ke jakarta pukul 21.00. Sehat dan sukses selalu. Barakallah.

09 Nov
Balas

Pak Mulya ya pelakunya he..he Iya Pak sehat selalu, Makasih.

09 Nov

Hehehe...bunda, jadi satu cerita yang saat ini renyah dibaca semua orang. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bu guru syanntiiqqq.

09 Nov
Balas

Eh..itu masih mending Bu Ade...lah kalau ditambah "ngiler"..lebih parah lagi..he..he...

09 Nov
Balas

Bawa, kenut bu guru tinggal presss .. Wkwkwk

09 Nov
Balas

Bawa, kenut bu guru tinggal presss .. Wkwkwk

09 Nov
Balas

Bawa, kenut bu guru tinggal presss .. Wkwkwk

09 Nov
Balas

Bawa, kenut bu guru tinggal presss .. Wkwkwk

09 Nov
Balas

Mesti bikin obat anti ngorok bukne.. biar enjoy naik bus malam

09 Nov
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali